Kamus Arti Kata

Arti Kata sajak

8 view

Arti kata sajak adalah:

sa·jak n 1 gubahan sastra yang berbentuk puisi; 2 bentuk karya sastra yang penyajiannya dilakukan dalam baris-baris yang teratur dan terikat; 3 gubahan karya sastra yang sangat mementingkan keselarasan bunyi bahasa, baik kesepadanan bunyi, kekontrasan, maupun kesamaan; 4 patut; kena; cocok: ia berpakaian indah lagi --;
-- awamatra tidak terikat pola rima atau pola normatif lain;
-- awarima sajak yang tidak berima;
-- bebas sajak yang baitnya tidak terikat pada jumlah larik tertentu serta jumlah kata setiap lariknya dan iramanya tidak tetap;
-- delapan seuntai sajak yang terdiri atas delapan larik dalam satu bait; oktaf;
-- dolanan sajak nyanyian anak-anak;
-- dua seuntai sajak yang terdiri atas dua larik dalam satu bait; distikon;
-- empat seuntai sajak yang terdiri atas empat larik dalam satu bait; kuatren;
-- enam seuntai sajak yang terdiri atas enam larik dalam satu bait; sekstet;
-- gema sajak yang suku kata akhir lariknya disebut (digemakan) dalam larik berikutnya dan boleh dengan arti yang lain:
-- kanak-kanak sajak yang termasuk tradisi lisan dalam kesusastraan, terdiri atas sejumlah larik yang isinya mencakup soal berhitung, permainan, teka-teki, pendidikan, dan sebagainya, umumnya disampaikan dengan cara dinyanyikan;
-- kembar sajak yang disusun berdasarkan letak kata-kata dalam larik, larik pertama bersajak dengan larik kedua, dan larik ketiga bersajak dengan larik keempat;
-- kisahan sajak yang melukiskan cerita secara terperinci;
-- lima seuntai sajak yang terdiri atas lima larik dalam satu bait; kuin;
-- main-main sajak ringan yang sangat mengasyikkan, iramanya menarik karena gagasannya yang mengada-ada; puisi mbeling
-- mutlak sajak yang disusun berdasarkan bunyi, dan bunyi yang sama terdapat pada seluruh kata;
-- patah sajak yang disusun berdasarkan letak kata-kata dalam baris-baris, dan dalam bait sajak tersebut ada baris-baris yang tak sama sajaknya dengan bait yang lain;
-- peristiwa sajak yang digubah berkenaan dengan peristiwa, kejadian khusus atau perayaan, sifatnya ringan atau serius;
-- prosa sajak yang digubah dalam bentuk prosa, tetapi tetap dicirikan oleh unsur-unsur puisi, seperti irama yang teratur, majas, rima (dalam), asonansi, konsonansi, dan citraan;
-- rangkai sajak yang disusun berdasarkan letak kata dalam larik-larik, kata yang bersajak terletak pada setiap kata terakhir secara berturut-turut;
-- ringan sajak yang menghibur atau menggembirakan dengan ciri khas kepetahan, ketepatan, serta kesempurnaan bentuk;
-- sejajar sajak yang disusun berdasarkan letak kata dalam larik-larik, dan apabila sepatah kata dipakai, berturut-turut dipakai pula dalam tiap larik;
-- sempurna sajak yang disusun berdasarkan bunyi dan bunyi yang sama;
-- sindiran sajak yang mengandung pernyataan yang menimbulkan tawa, tetapi juga dapat menimbulkan kemarahan, isinya protes sosial dengan cara mengejek habis-habisan;
-- suku kata sajak yang larik-lariknya disusun dengan memperhatikan jumlah suku kata;
-- tegak sajak yang disusun berdasarkan letak kata-kata dalam larik-larik, dan yang bersajak itu kata-kata yang terletak pada larik-larik yang berlainan;
-- tengah sajak yang disusun berdasarkan letak kata-kata dalam larik-larik, dan yang bersajak adalah kata-kata yang terdapat di tengah-tengah kalimat;
-- terbuka sajak yang disusun berdasarkan bunyi dan sajak yang sama terdapat pada suku kata terakhir yang diakhiri oleh bunyi vokal;
-- tertutup sajak yang disusun berdasarkan bunyi dan sajak yang sama terdapat pada suku kata terakhir yang diakhiri oleh bunyi konsonan;
-- tidak sempurna sajak yang disusun berdasarkan bunyi yang sama pada sebagian suku akhir;
-- tiga seuntai sajak yang terdiri atas tiga larik dalam satu bait; terzina;
-- tujuh seuntai sajak yang terdiri atas tujuh larik dalam satu bait; septet;

ber·sa·jak v 1 mempunyai persamaan bunyi: kata “hati” - dengan kata “sakti”; banyak peribahasa yang -; 2 berbentuk puisi: cerita yang dibacakannya itu -; 3 membacakan lirik; membacakan puisi: ia pandai - di atas panggung; 4 mengarang puisi: saya - pada waktu lengang, di saat hati tenang;

me·nya·jak v mengarang puisi: sudah sejak kecil ia suka -;

me·nya·jak·kan v 1 menjadikan bersajak; menyesuaikan bunyi suku kata: dipilihnya kata “kudus” untuk -nya dengan kata “bagus”; 2 mengubah menjadi bentuk puisi: ia - percakapan dalam sandiwara itu;

per·sa·jak·an n 1 perihal persamaan bunyi: - puisi itu bagus dan serasi; 2 perihal puisi: Sutan Takdir Alisyahbana terkenal juga dalam bidang -;

pe·nya·jak n orang yang mengarang sajak (puisi, syair); penyair; pengarang sajak (puisi): Khairil Anwar adalah - dari Angkatan '45

Populer: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,